Cara Mencari Pasangan yang Baik menurut Islam

By | April 19, 2020

Ada yang lagi cari jodoh ga ni ? Nah kali ini kita akan membagikan beberapa tips untuk mencari jodoh yang baik berdasarkan ajaran islam. Semoga setelah membaca artikel Cara Mencari Pasangan menurut Islam, semoga kalian dipertemukan ya dengan jodohnya.

Allah SWT berfirman Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan bagi kamu pasangan dari jenis kamu sendiri agar kamu sakinah bersamanya dan Dia menjadikan cinta dan kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kaum yang berpikir.” QS Ar-Ruum ayat 21 Dengan memiliki gambaran yang pasti seperti digariskan oleh Islam insya Allah kehidupan suami isteri akan mencapai sasaran yang dikehendaki Allah SWT dan Rasul-Nya.

Cara Mencari Pasangan
Image by StanWilliamsPhoto from Pixabay

Mencari Informasi Disebutkan dalam salah satu hadist “Seorang laki-laki pernah bertanya kepada Hasan bin Ali “Saya mempunyai seorang putri Siapakah yang patut menjadi suaminya menurut anda?” Jawabnya: “Seorang laki-laki yang bertakwa kepada Allah, sebab jika ia senang, ia akan meng hormatinya; dan jika ia sedang marah, ia tak suka berbuat zalim kepadanya.” “Dari Aisyah berkata: “Kawin berarti perbudakan Oleh karena itu, hendaklah seseorang mem perhatikan kepada siapa ia lepaskan anak perempuannya.” Kedua hadist ini memberi pelajaran kepada kita bahwa sebelum mencari pasangan untuk seseorang harus terlebih dahulu mencari informasi tentang seluk-beluk orang yang akan menjadi pasangannya atau pasangan orang yang djodohkannya Informasi yang lengkap tentang calon pasangan sangat diperlukan baik oleh orang yang hendak melakukan perkawinan maupun oleh walinya. Minta Pertimbangan.

Dai Fatimah, putri Qais, bahwasanya Abu ‘Amr bin Hafsh telah menceraikannya untuk ketiga kalinya Ujarnya: Ketika aku sudah selesai menjalankan iddah, aku beritahukan kepada beliau (Rasulullah) bahwa Muawiyah bin Abu Sufyan dan Abu Jahm melamarku Rasulullah SAW bersabda “Abu Jahm orangnya tak pernah meletakkan tongkatnya dari pundaknya, sedangkan Muawiyah seorang yang melarat, tidak berharta Oleh karena itu, kawinlah dengan Usamah bin Zaid “Akan tetapi, aku tidak senang kepadanya.” Lalu sabdanya: “Kawinlah dengan Usamah bn Zaid!” Akhirnya, aku menikah dengannya. Allah azza wajalla memberikan kebaikan (kepadaku) dengan dirinya sehingga aku dicemburui (wanita-wanita lain).” (HR An-Nasa’i 6:75).

Seorang perempuan yang dilamar oleh laki-laki atau laki-aki yang akan mempersunting seorang perempuan, sebaiknya meminta pertimbangan lebih dahulu kepada orang yang dipercayainya mengenai keputusannya. Salat Istikharah. Istikharah berart mohon dipilihkan yang baik atau mencari yang terbaik. Salat Istikharah adalah salat dua rakaat untuk meminta kepada Allah SWT agar diberi petunjuk untuk memilih yang ter baik di antara berbagai pilihan yang sedang dihadapi.

Orang yang mengerjakan Salat Istikharah dianjrukan membaca doa istikharah sebelum salam sesudah membaca tasyahud. Sebelum mengambil keputusan memilih atau menerima calon isteri atau calon suami, kita hendaklah melakukan Salat Istikharah. Insya Allah, dengan langkah ini akan diperoleh kemudahan dalam menentukan pilihan dan diperoleh jodoh yang dapat mengantarkan hidup kita diliputi kebahagiaan di dunia dan di akherat.

Memilih. Dari Yahya bin Sa’id, ujarnya: “Qasim bin Muhammad telah menceritakan kepadanya bahwa ‘Abdurrahman bin Yazid dan Mujamma’ bin Yazid Al-Anshari telah menceritakan kepadanya tentang seorang laki-laki bernama Khidzam yang menikahkan salah seorang anak perempuan nya, tetapi anak perempuan tersebut enggan dinikahkan oleh ayahnya. Ia lalu datang kepada Rasulullah SAW dan menceritakan kejadian tersebut. Rasulullah SAW mengembalikan persoalan tersebut kepadanya apakah menerima perkawinan yang telah dilakukan oleh ayahnya atau tidak Ternyata anak perempuan itu memilih menikah dengan Abu Lubabah bin ‘Abdul Mundzir’ Namun menurut Yahya, kejadian ini terjadi pada perempuan janda. (HR Ibnu Majah). Mengusulkan kepada Orangtua. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Qashash (28) ayat 26: “Salah seorang di antara kedua wanita itu berkata: ’Ya bapakku, ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita) karena sesung guhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dipercaya.” Meminang atau Menanti Pinangan.

Seorang laki-laki yang menginginkan seorang perempuan menjadi istrinya hendaklah meminang dengan cara yang baik Cara mencari pasangan seperti yang berlaku di masyarakat jahiliyah atau masyarakat yang ingkar terhadap syariat Islam tidak dibenarkan Seorang laki-laki hendaklah memiliki keberanian dan persiapan sehingga bila peminangannya ditolak, ia tidak berputus asa; dan jika diterima, hendaklah ia bersyukur kepada Allah SWT. Adapun menanti pinangan yaitu menunggu datangnya seseorang yang bermaksud menjadikan dirinya sebagai isteri. Adapun menanti pinangan yaitu menunggu datangnya seseorang yang bermaksud menjadikan dirinya sebagai istri.

One thought on “Cara Mencari Pasangan yang Baik menurut Islam

  1. Pingback: Ajaran Islam dan Sebuah Perjalanan Hidup Manusia - Ndopok

Leave a Reply